Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengutuk keras pembunuhan lebih dari 170 jurnalis oleh tentara Israel. Terbaru, militer Israel melakukan serangan terarah ke pekerja media di Jalur Gaza--termasuk serangan mematikan di dekat Rumah Sakit al-Shifa, Gaza. Insiden tragis ini menambah panjang daftar kekerasan sistematis yang menargetkan jurnalis yang bertugas di zona...
AJI Palembang Apresiasi Kehadiran FJPI Sumsel, Dorong Peran Strategis Jurnalis Perempuan
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palembang menyambut positif pelantikan kepengurusan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Selatan periode 2025–2028. Kehadiran FJPI dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran jurnalis perempuan, sekaligus mendorong terwujudnya jurnalisme yang inklusif, setara, dan berpihak pada kebenaran. Ketua AJI Palembang, M. Fajar Wiko, menegaskan bahwa kolaborasi...
Kelas Jurnalisme AJI Palembang Bahas Strategi Distribusi Liputan Energi di Media Sosial
Palembang, 31 Juli 2025 — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang menggelar Pelatihan Jurnalisme Transisi Energi bertema “Jurnalisme Energi: Pendalaman Isu dan Penguatan Hasil Liputan di Media Sosial”, bertempat di Fave Hotel Palembang, Kamis (31/7). Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Yayasan Mitra Hijau dan diikuti oleh 30 jurnalis terpilih dari...
Dr. Raisye Soleh Haghia: AJI Berperan Strategis dalam Perjuangan Kebebasan Pers 1994-1999
[KAMPUS UI, DEPOK] - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memiliki peran strategis, sebagai kekuatan transformatif dalam memperjuangkan kebebasan pers dan membangun jurnalisme independen di Indonesia pada periode 1994-1999. Hal itu ditegaskan Raisye Soleh Haghia, dalam disertasi yang dipertahankannya di Sidang Promosi Doktor Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, pada...
AJI: KEBEBASAN PERS DI INDONESIA MEMBURUK
Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengingatkan pemerintah dan juga publik akan pentingnya menghormati kebebasan pers pada momentum Peringatan World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia pada 3 Mei 2025 ini. “Serangan terhadap kebebasan pers terus meningkat. Yang terakhir, bahkan saat meliput aksi Hari Buruh 1...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2024 Meningkat, tetapi Masa Depan Kebebasan Pers Masih Diragukan
Jakarta, 20 Februari 2025 - Skor Indeks Keselamatan Jurnalis 2024 mencapai 60,5 atau masuk kategori "Agak Terlindungi”. Skor ini meningkat 0,7 poin dari tahun sebelumnya. Meski indeks keselamatan jurnalis 2024 meningkat, namun mayoritas jurnalis merasa cemas terhadap masa depan kebebasan pers, khususnya di tengah transisi pemerintahan baru. Dewan Pengawas Yayasan...
Kolaborasi AJI-UIN Raden Fatah: Luncurkan Pusat Kajian Cek Fakta untuk Tangkal Disinformasi
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang bekerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang meresmikan pembentukan Pusat Kajian Jurnalisme Cek Fakta. Lembaga ini dibentuk untuk menangkal bahaya misinformasi dan disinformasi yang semakin marak seiring pesatnya perkembangan teknologi. “Pusat studi ini bukan hanya menjadi pusat kajian...
Dewan Pers Tetapkan Anggota Komite Pelaksana Perpres Nomor 32 tahun 2024, Ada Nama Eks Ketua AJI
Dewan Pers telah menetapkan anggota Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Jurnalisme Berkualitas sebanyak 11 orang. Beberapa nama yang terpilih ada mantan ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Sasmito Madrim, mantan ketua SAFEnet Indonesia, Damar Juniarto, dan ketua IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia)Herik Kurniawan, dan lain-lain. Penetapan ini dilakukan melalui...
Kawal Putusan MK Trending di Twitter, Terdeteksi Ada Kontra Narasi
Press Release Data & Democracy Research Hub 22 Agustus 2024- Hasil pantauan analisis Data & Democracy Research Hub, Monash University, Indonesia terkait percakapan per 19.00 WIB menunjukkan adanya upaya menenggelamkan percakapan terkait demonstrasi “kawal putusan MK” dan mengaburkan suara rakyat. Upaya melawan narasi mainstream bukan hal baru dan seringkali terjadi...
Lawan Oligarki, Media Wajib Pertahankan Demokrasi
Demokrasi kita kembali terancam. Gejala ini makin terlihat dari situasi politik terkini, yang oleh kelompok penguasa berupaya merongrong konstitusi demi tujuan pragmatisme kekuasaan. Elit-elit kekuasaan tanpa malu-malu menganulir dua putusan Mahkamah Konstitusi baru-baru ini. Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang melonggarkan ambang batas (threshold) pencalonan kepala daerah untuk semua partai politik dan...