AJI Palembang Apresiasi Kehadiran FJPI Sumsel, Dorong Peran Strategis Jurnalis Perempuan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palembang menyambut positif pelantikan kepengurusan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Selatan periode 2025–2028. Kehadiran FJPI dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran jurnalis perempuan, sekaligus mendorong terwujudnya jurnalisme yang inklusif, setara, dan berpihak pada kebenaran.
Ketua AJI Palembang, M. Fajar Wiko, menegaskan bahwa kolaborasi antarorganisasi profesi jurnalis akan memperkaya perspektif sekaligus memperkuat solidaritas di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks.
“AJI Kota Palembang percaya, hadirnya FJPI dapat menjadi ruang aman bagi jurnalis perempuan untuk mengembangkan kapasitas dan jejaring, sejalan dengan semangat AJI memperjuangkan kebebasan pers tanpa diskriminasi,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Pelantikan FJPI Sumsel berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang. Kepengurusan yang diketuai Dwitri Kartini mengusung semangat solidaritas dan penguatan peran jurnalis perempuan di tengah dinamika media yang terus berubah.
Dwitri menyampaikan, kehadiran FJPI menjadi momentum penting dalam membuka peluang belajar bagi jurnalis perempuan di Sumsel. Ruang ini mencakup penguatan kapasitas, advokasi kesetaraan gender, hingga perluasan jejaring lintas sektor.
“Jurnalis perempuan menghadapi beragam tantangan, mulai dari disrupsi media yang memaksa media cetak beradaptasi dengan digital, hingga media online yang kian tergerus persoalan di dunia siber. FJPI hadir untuk memperkuat peran mereka agar tetap relevan dan berdaya,” tegas Dwitri.
Dengan kolaborasi AJI dan FJPI, diharapkan terwujud ekosistem pers yang lebih inklusif, aman, dan mampu menjawab tantangan zaman. ()
Artikel Terkini

AJI Palembang Gelar Pelatihan Keamanan Digital, Antisipasi Ancaman Terhadap Jurnalis

Komite Keselamatan Jurnalis: Serangan Terhadap Website Project Multatuli, Membungkam Kritik dan Menciderai Kebebasan Pers

Aksi Doa dan Penyalaan Lilin dari Tokoh Lintas Agama dan Para PRT Korban

Website Project Multatuli Diserang Setelah Merilis Laporan Kasus Pencabulan di Baubau

Ruang sipil di Indonesia diperingkat ‘terhalang’ menurut laporan yang mengemukakan peningkatan pembatasan kebebasan sipil di Asia

SIEJ Kecam Intimidasi Massa ke Teropong News Karena Beritakan Illegal Loging